Pekanbaru, LATAHNEWS.COM – Aksi demonstrasi besar-besaran terjadi sejak Senin, 25 Agustus 2025, awalnya memprotes naiknya tunjangan dan gaji anggota DPR saat ekonomi masyarakat tertekan, ditambah pernyataan kontroversial beberapa anggota dewan.
Unjuk rasa semakin meluas setelah seorang driver ojol, Affan Kurniawan (21), tewas dilindas kendaraan taktis Brimob Polda Metro Jaya. Aksi demo pun menyebar ke sejumlah daerah, disertai perusakan fasilitas umum dan pembakaran beberapa kantor polisi serta gedung DPRD.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda (GP) Ansor Riau, Khoirul Huda menyampaikan keprihatinan atas bentrokan yang terjadi antara masyarakat dan aparat penegak hukum di berbagai daerah sehingga menimbulkan korban jiwa dari kedua belah pihak.
“Kami berharap situasi seperti ini dapat dikendalikan. Mari masyarakat yang melakukan unjuk rasa dan aparat kepolisian tetap tenang, tidak terpengaruh provokasi, serta menjaga keamanan bersama,” kata Huda, Minggu (31/8/2025).
Khoirul Huda menegaskan dukungan terhadap peranan Polri, khususnya Polda Riau dan jajaran yang dinilai berhasil menjaga stabilitas saat aksi damai yang berlangsung di Mapolda Riau, pada Jumat (29/08/2025).
“Terima Kasih kepada kawan-kawan ojol dan mahasiswa yang menjaga kondusifitas saat aksi di Mapolda Riau. Terima kasih dan apresiasi juga kami sampaikan kepada Kapolda Riau dan jajaran yang mengawal aksi tersebut, sehingga terwujud situasi aman, sejuk, dan kondusif di wilayah Provinsi Riau,” pungkasnya.
Khoirul Huda juga menekankan pentingnya kerja sama semua pihak untuk meredam konflik dan menjaga ketertiban demi terciptanya persatuan dan kedamaian di Provinsi Riau.








Discussion about this post