Siak, LATAHNEWS.COM – Bermula dari semangat belajar dan rasa ingin tahu yang tinggi, sekelompok santri di Pondok Pesantren Riyadus Sholihin, Kerinci Kanan, Kabupaten Siak, kini membuktikan bahwa mereka mampu menembus dunia industri, Kamis (07/08/2025).
Lewat unit usaha bernama RS CCTV, para santri tak hanya mahir dalam ilmu agama, tetapi juga terampil dalam bidang teknologi, khususnya instalasi CCTV dan jaringan.
Awalnya, para santri yang aktif dan hobi kerja bakti (ro’an) ini diberdayakan untuk memasang CCTV di lingkungan pondok.
Santri tersebut bernama Humam Sayid Al-Haq, dan Miftahul Hawaji yang mondok dan nyantri di Pondok Pesantren yang diasuh oleh KH. Toyyib Firdaus, Siak.
Setelah lulus dari Madrasah Aliyah dan menyelesaikan kajian Kitab Alfiyah, mereka mendapat pelatihan teknis dari pihak pondok dan mulai dipercaya menangani pemasangan sistem keamanan di area internal pesantren.
Melihat potensi besar tersebut, pihak pondok kemudian membuka biro jasa pemasangan CCTV untuk masyarakat umum. Layanannya mencakup tempat ibadah, perumahan, hingga warung-warung di sekitar Kecamatan.
Kini, RS CCTV menembus proyek berskala besar di Palembang, tepatnya di salah satu pelabuhan tambang batubara milik PT Samudra Inti Pasifik.
Didampingi oleh tim safety dan supervisor perusahaan, para santri terlibat langsung dalam instalasi sistem keamanan kawasan industri tersebut.
Capaian ini menjadi bukti nyata bahwa santri memiliki daya saing tinggi, bahkan siap berkontribusi di sektor industri global.
“Santri tidak hanya bisa mengaji, tapi juga mampu bersaing secara profesional di bidang teknologi,” ujar KH. Toyyib Firdaus, Pengasuh Pondok Pesantren Riyadus Sholihin Siak.
RS CCTV kini menjadi contoh pemberdayaan santri berbasis keterampilan dan kewirausahaan, membuktikan bahwa pesantren mampu melahirkan generasi yang religius sekaligus produktif secara ekonomi.
Penulis: Alfu Hidayatullah
Editor: Agus Nurwansyah








Discussion about this post